Sunday, August 13, 2017

Miss Y'All

Nggak usah basa-basi, intinya aku kangen kalian.



Kangen ngeblog yang beneran ngeblog.
Kangen berjam-jam di depan laptop ngutak-atik kode html/css yang kadang bikin pusing ... sementara, sekarang templatenya update lagi dan belum sempat mempelajari seluk-beluknya.
Kangen bikin artikel yang mungkin unfaeda—full curhat, tapi dengan menulisnya aku bisa merasa lega.

Kangen main Photoshop dan Photoscape, bahkan Pixlr O-matic online karena waktu itu buta banget 
soal aplikasi editor.

Kangen nyari font-font yang hits, vector tumblr transparent, background lucu, dan element-element yang menuhin folder template di laptopku.

Kangen blogwalking ke blog temen-temen, blog yang random aku temukan di chatbox orang-orang, atau blog mereka yang tiba-tiba ngomen atau nyapa di chatbox... sementara itu, sekarang widget chatbox-ku udah nggak ada.

Kangen komentar-komentar kalian. Dulu yang tiap post bisa 10 lebih, dan bahkan 20 (?), aku seneng banget baca-bacanya. Meskipun cuma satu kalimat sederhana, but it means so much to me. Bikin aku semangat untuk produktif.
Ya, aku kangen produktif. Ada project-project yang harus diselesaikan. Ada deadline. Ada sesuatu yang bikin aku bergerak. Ada sesuatu yang hidup.

Dulu aku sempat hiatus alias berhenti ngeblog beberapa bulan ... atau bahkan hampir setahun? Karena banyak yang bilang blogku itu unfaeda. “Walah, jebul isinya curhat.” Setelah dipikir-pikir, bener juga ya. Artikelku nggak memadai kalian yang sedang cari jawaban untuk pelajaran, artikelku nggak ngasih info-info terbaru atau yang sedang hits, dan benefit lain yang nyata.
Tapi dari situ, aku jadi teringat tujuan awalku bikin eunoia drops ini, yaitu berbagi cerita. Berharap readers-ku bisa mengambil hikmah dan kebaikan-kebaikan kecil yang ada dalam ceritaku. Ya kalau blogku ada readers-nya juga sih ....
Lalu, akhir-akhir ini entah kenapa aku seperti diarahkan untuk blogwalking ke blog anak-anak SMA sebelah. Blog yang mempertemukanku dengan orang-orang baru yang hebat. Meskipun nggak pernah kenal mereka secara langsung, namun dengan membaca tulisannya, aku jadi ngerasa udah deket sama mereka.

Postingan mereka itu sebelas dua belas sama postinganku. Kadang ngepost tentang event sekolah, suka duka jadi anak SMA, tapi lebih sering curhat. Kayak aku banget gitu, loh. Mereka dengan leluasa curhat tentang doi, teman, dan segala masa SMA yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Aku juga teringat sama suatu postingan di tumblr entah punya siapa, yang pada intinya “Menulislah. Entah ada yang baca atau nggak, menulislah untuk dirimu, untuk memenuhi kebutuhanmu. Berkarya itu bukan tentang eksistensi, karena kalau berkarya biar kamu bisa terkenal itu susah. Berkaryalah karena kamu bahagia melakukannya.”

Yah, jadi sok bijak gini kan. Pada intinya, setelah mendapat ‘pencerahan-pencerahan’ tersebut, aku jadi semangat lagi buat ngeblog. Sebenarnya kalau cuma nulis sih, setiap hari juga nulis meskipun cuma dua-tiga paragraf. Tapi nggak pernah spesifik untuk blog.

Dari kritik dan saran dari teman-temanku juga, aku jadi termotivasi untuk membuat postingan yang lebih bermutu—walaupun aku nggak begitu paham standar mutu untuk mereka itu bagaimana, karena bakalan aneh banget kalau blog yang cuma jadi tempat sampah ini tiba-tiba ngeshare tentang pelajaran di sekolah ... kelihatan sangat memaksa, banget.


Last not least, terima kasih buat kalian yang secara langsung dan tidak langsung membawa perubahan yang positif buat aku. Memacu semangatku untuk ngeblog lagi, kayak gini! Semoga rinduku tidak berbuah lara, ya. ][









Tuesday, March 7, 2017

When I Fall In Love ? .



Siapa sih yang nggak pernah jatuh cinta? 😁

Bahkan bayi aja begitu lahir langsung merasakan cinta dan jatuh cinta kepada sang ibu bukan? Apalagi ABG-ABG labil kayak aku, kamu, dan kalian hehe.

Kadang, kalo lagi selo, pernah nggak sih mikir, “Kok bisa ya, aku jatuh cinta sama dia?”

Yeah, di masa putih abu-abu ini, kalo udah menyinggung soal “cinta”, tentu aja langsung nyambung ke cinta sama lawan jenisnya. Bukannya cinta lingkungan, cinta Indonesia, atau cinta-cinta lain yang, “Aahh ... terlalu berat mikir kayak gitu tuh.”

Jadi, kenapa ya kok aku bisa jatuh cinta sama dia?

Wednesday, March 1, 2017

Hai



Sore ini aku memberanikan diri
Mengetik di kolom percakapan, “Hai”
Tak butuh sekian lama
Kubuka notifikasi dan menemukan namamu disana

“Hai. Siapa ya”
Ah, ternyata kamu sudah lupa
Tapi tak mengapa
Mari kita ulangi perkenalan kita

Seperti orang Jawa pada umumnya
Lantas aku berbasa-basi—bertanya
Bahkan pertanyaan bodoh yang aku sudah tahu jawabnya,
di luar kepala

Maka terkirimlah kata demi kata
Meski kamu suka hemat bicara
Namun aku senang membaca tawamu
Apalagi ditambah emotikon-emotikon lucu

Sini, biar aku beri tahu satu rahasia
Aku terbang mendapat kalimatmu yang bagai kereta
Setelah jawaban-jawaban singkat yang kaku
Membuatku ingin tahu
Apa kamu benar-benar mau kuajak bicara
Atau justru hanya pengisi luangmu

Ketika kamu mencuri waktu saat ujian
Untuk mengirim balasan
Apa artinya ada kemungkinan?
Aku takut rasa itu hanya mengantarku
Pada luka baru
Yang tak bisa dijabarkan satu per satu
**

“Hai”
Kalau aku menyapamu lagi
Bisakah kita lebih dekat
Tapi juga memberi jarak
Agar tak saling terjerat

Bisakah kita meneruskan
Percakapan yang tak tentu arah
Selalu membuatku sumringah

Masih ada pertanyaan
Yang butuh jawaban panjang

Jangan biarkan otakku meledak—tak mampu menahan

**

alhamdulillah kalau merasa. hehe

sumber gambar : mobogenie.com


Tuesday, December 6, 2016

30 Hari Ada di Exsco



Nggak terasa, sebulan yang lalu tepat aku menapakkan kaki di aulanya Exsco buat verifikasi PPDB—yang penuh drama. Mungkin kata ‘Exsco’ tidak lebih terkenal daripada ‘Padmanaba’, ‘Teladan’, ‘Delayota’, ‘Namche’, ‘Mache’, ‘Patbhe’, ‘Trappsila’, ‘Smaven’, ‘Sabayouth’, dan sekolah-sekolah favorit di (kota) Jogja. Tetapi, lambat laun akhirnya aku bisa berlapang dada, dan ya, aku bisa bilang bahwa aku bahagia bisa menjadi bagian, salah satu dari mereka.

Saturday, October 15, 2016

Kangen


fanzervis.tumblr.com

Aku kangen waktu luang
Kangen ngeblog berjam-jam
Utak-atik kode html sampai mual
Hanya satu, untuk tampilan yang memuaskan

Ke mana perginya insomnia?
Datang saat tak dibutuhkan saja
Aku butuh mata untuk begadang
Tugasku menumpuk hingga berdebu

Aku ingin begadang
Menatap layar sambil berdendang
Menjelajah dunia maya
Bercerita sambil mengomentari dunia
Bukan berhadapan dengan slide-slide membosankan
Di template powerpoint gratisan

Aku rindu sore teduhku
Di pinggir jendela bersama buku-buku
Menyesap teh berglukosa
Biar galaunya saat hujan lebih terasa
Menunggu petrikor dan petir
Sambil tersenyum getir,
"Chatku kok belum dibalas"

Lambat laun aku bangun
Ternyata hal yang indah itu temporer
Ternyata memang benar harus keluar
Dari zona nyaman yang menjerat
Atau kesuksesan akan tersendat?

Ah, sukses
Sukses di bidang apa? Yang bagaimana?
Aku sudah pusing dengan logaritma
Bagaimana pula dengan ikatan kovalen dan teman-temannya?
Oryza sativa, zea mays, panthera tigris, itu juga
Belum lagi tugas tambahan dari luar
Menambah kadar rindu itu sulit memudar

Tapi, aku tadi berkata sudah bangun
Maka sekarang mataku telah terbuka
Rindu yang belum sampai itu
Rindu yang menjalar itu
Abaikan atau tinggalkan
Ya, itu pilihannya

Ah, katanya mau sukses
Kata orang
Kalau mau berkembang
Harus berkorban

Mungkin ini salah satunya?




Sunday, July 17, 2016

DRAMA UN SMP 2016

aku dikatain sipit pas upload foto itu, u know? bulu matanya berat jadi aku lepas
Aku tipe orang yang bisa sedikit tenang setelah cerita life’s problemku ke orang lain, of course setelah ke Tuhan. So, aku pingin ngeshare tentang gimana sih rasanya UN SMP sampai hari-hari menunggu pengumuman. Kali aja ada yang kepo karena belum atau mau ngalamin, buat persiapan mentel eh, mental hehe.

BTW, ini long story gaes jadi monggo kalo emang mau baca ya baca aja ... semoga bisa mendapat hikmah dan paling nggak seneng dan terhiburlah bacanya :v i wish eunoia can come to all of you.

Here the story goes.

Monday, June 27, 2016

Pardon for My Daily Blogging


Kalo kamu baca postingan-postinganku sebelum ini, pasti nemu deh tentang blogging setelah UN. Kebetulan, hari ini (13 Juni 2016, 16:47 –sesuai waktu di laptopku) udah H+1 BULAN UN and I feel very guilty to broke some of my promises. L


Aku kira, setelah UN aku bisa produktif dan seenggaknya bisa ngeblog setiap hari atau tiga hari satu postingan seperti dulu waktu masih kelas 7/8 SMP. I have much of free time after national exam, thats why I think I have much of time for blogging too. For your information, ternyata nggak sesimpel itu.

Anyhow, habis UN tuh kita nggak langsung mendapat hasil dari 3 tahun bersekolah itu. Habis UN, aku memang liburan ke tempat deket sampe tempat jauh, aku nonton drama korea sampe mampuz, aku ngedownload lagu-ornament-template-vector-dll buat menuhin harddisk (laptop), dan hal-hal menyenangkan lainnya biar ngerasa worth it sama struggling >3 bulan menjelang UN. Tapi, entah kenapa dengan melakukan hal itu nggak serta-merta bikin aku tenang sama hasil UN-ku. Jadi, habis UN itu malah banyakan khawatir dan dagdigdugnya apalagi pas H-5 – H-1 PENGUMUMAN UN.


Padahal kan niatnya kalo udah habis UN itu bikin postingan sebanyak-banyaknya dan ngeposting draft yang udah numpuk (tapi belum diselesaikan—nggak ada niat buat nyelesain sih wkwk). Ada tumpukan review drakor dan jurnal sehari-hari yang cukup penting buat dishare, yang belum selesai. Entah kapan selesainya, doakan aja biar nggak pake lama : )) 

Salam, salam aja pokoknya,



ABOUT RULES LINKIES STUFFS SITE